Logo Bloomberg Technoz

“Konfirmasi bahwa inflasi mendasar melambat pada bulan lalu akan memungkinkan The Fed mempertimbangkan waktu kenaikan suku bunga berikutnya dengan lebih sabar, alih-alih terburu-buru,” kata Ian Lyngen dari BMO Capital Markets.

Gubernur The Fed Christopher Waller mengatakan lonjakan imbal hasil obligasi pemerintah AS bertenor panjang membantu menekan permintaan di sektor-sektor yang sensitif terhadap suku bunga, seperti perumahan dan otomotif. Dengan demikian, kenaikan imbal hasil turut menjalankan sebagian fungsi pengetatan kebijakan moneter.

“Ketika imbal hasil naik, apakah hal itu akan memengaruhi sektor-sektor yang sensitif terhadap suku bunga, seperti perumahan, otomotif, dan sektor lainnya? Ya, tentu saja,” kata Waller dalam Bloomberg New Economy Forum di New Delhi. Ia mengatakan, meskipun kondisi tersebut bukan tujuan The Fed, kenaikan imbal hasil “sedikit banyak membantu menjalankan tugas tersebut”.

Seiring dimulainya musim laporan keuangan, JPMorgan Chase & Co, Citigroup Inc, dan Wells Fargo & Co mencatat rekor pendapatan dari aktivitas pinjaman pada kuartal III. Nasabah terus meminjam dana meskipun suku bunga meningkat.

Ketika divisi pendapatan tetap di Wall Street menghadapi kesulitan pada kuartal III, pesaing mereka di bisnis saham memanfaatkan peluang langka untuk mengungguli unit bisnis lain di pasar keuangan.

Divisi perdagangan saham di lima bank terbesar AS diperkirakan membukukan pendapatan lebih dari US$66 miliar dalam sembilan bulan pertama tahun ini, sekitar US$3 miliar lebih tinggi dibandingkan perkiraan pendapatan unit yang menangani obligasi, valuta asing, dan komoditas. Sebagian pendapatan tersebut didorong oleh bisnis pialang utama (prime brokerage) yang melayani dana lindung nilai (hedge fund) dan investor saham besar lainnya.

(bbn)

No more pages