Logo Bloomberg Technoz

Bagi PGN, penguatan tata kelola tidak hanya berkaitan dengan pemenuhan prinsip kepatuhan, tetapi juga menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam menjaga keandalan operasional, memperkuat fundamental bisnis, serta menciptakan nilai jangka panjang bagi pemegang saham dan pemangku kepentingan.

Sebagai Subholding Gas Pertamina, PGN memiliki peran strategis dalam pengelolaan infrastruktur dan layanan gas bumi nasional. Kegiatan usaha PGN didukung oleh jaringan pipa gas sepanjang lebih dari 33.000 kilometer, 2 Floating Storage Regasification Unit (FSRU), 1 LNG Hub, 14 Stasiun Pengisian Bahan Bakar Gas (SPBG), 4 Mobile Refueling Unit (MRU), serta berbagai infrastruktur gas bumi lainnya. Melalui infrastruktur tersebut, PGN melayani lebih dari 820.000 pelanggan dari berbagai segmen, mulai dari rumah tangga, usaha kecil dan menengah, komersial, industri, transportasi, hingga pembangkit listrik.

Skala bisnis dan cakupan operasional tersebut menuntut penerapan tata kelola yang kuat, termasuk pengelolaan risiko, kepatuhan terhadap regulasi, serta penerapan standar keselamatan dan keandalan operasional. Hal ini menjadi bagian dari upaya PGN dalam menjaga kesinambungan usaha sekaligus mendukung ketahanan energi nasional.

“PGN akan terus memperkuat penerapan GCG yang terintegrasi dengan strategi bisnis, manajemen risiko, dan kepatuhan perusahaan. Kami meyakini bahwa tata kelola yang baik merupakan pondasi penting untuk menjaga keberlanjutan usaha, menciptakan nilai jangka panjang bagi pemegang saham, serta mendukung pengembangan ekosistem gas bumi nasional,” tutup Fajriyah.

(tim)

No more pages