Indonesia mengesampingkan penetapan status bencana nasional atas kebakaran hutan dan kabut asap. Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Dudung Abdurachman mengatakan pemerintah mampu menangani krisis tersebut.
BNPB menyatakan otoritas memprioritaskan enam provinsi di Pulau Sumatra dan Kalimantan, dengan upaya pemadaman yang masih berlangsung di area seluas 640 hektare. Area tersebut mencakup lebih dari 500 hektare di kawasan Taman Nasional Tanjung Puting, Kalimantan Tengah.
Taman nasional yang menjadi destinasi populer bagi wisatawan asing itu merupakan habitat orangutan yang terancam punah. Menurut seorang pejabat setempat, jarak pandang di kawasan tersebut sempat turun hingga hanya 500 meter.
Presiden Prabowo Subianto mengatakan curah hujan mungkin menjadi satu-satunya cara untuk mengatasi kabut asap dan memungkinkan operasi pemadaman dari udara kembali dilanjutkan.
“Pada akhirnya, semuanya benar-benar bergantung pada hujan,” kata Prabowo, merujuk pada kabut asap dalam video rapat yang diunggah di YouTube.
Ia mengapresiasi operasi yang sedang berlangsung dan meminta langkah pencegahan kebakaran yang lebih menyeluruh di tingkat desa. Otoritas memperkirakan hujan mulai pertengahan Oktober dapat membantu mengendalikan kebakaran.
(spt)






























