Logo Bloomberg Technoz

Sementara itu, gangguan operasional pada Tangki Ozon Seraya berdampak pada aliran air di wilayah Seraya, Kompleks Borobudur, Batu Ampar, Bengkong Polisi, Bengkong Langit, Bengkong Palapa, Melcem, Tanjung Sengkuang, Batu Merah, dan kawasan sekitarnya.

Di sisi lain, PT PLN Batam mengumumkan bahwa pasokan listrik di Batam telah pulih setelah sempat padam sejak Senin (12/10/2026) pukul 06.37 WIB. Gangguan tersebut diduga dipicu oleh masuknya hewan liar ke Gardu Induk Sungai Harapan.

“Proses pemulihan menunjukkan perkembangan signifikan sejak Senin malam. Seluruh gardu induk dan jaringan transmisi terdampak telah berhasil dinormalkan, diikuti dengan pemulihan jaringan distribusi hingga pasokan listrik kepada seluruh pelanggan terdampak di Kota Batam kembali menyala,” kata Sekretaris Perusahaan PLN Batam, Rudi Antono, melalui keterangan tertulis pada Selasa (13/10/2026).

Sebagai bentuk tanggung jawab, PT PLN Batam berjanji akan memberikan kompensasi kepada pelanggan jika durasi pemadaman terbukti melampaui kesepakatan tingkat layanan (service level agreement atau SLA).

“Kompensasi akan diberikan secara otomatis melalui tagihan listrik berikutnya, tanpa perlu pengajuan klaim dari pelanggan,” tutur Rudi Antono.

Berdasarkan ketentuan Peraturan Gubernur Kepulauan Riau Nomor 22 Tahun 2017, kompensasi bagi pelanggan reguler ditetapkan sebesar 10 persen dari biaya beban bulanan.

Sementara itu, pelanggan layanan keandalan akan menerima kompensasi sebesar 15 hingga 25 persen dari Rupiah Pemakaian Tenaga Listrik (RPTL).

Hingga Selasa (13/10/2026) pukul 05.00 WIB, PLN Batam mencatat sebanyak 5.127 pelanggan masih mengalami pemadaman. Namun, tingkat pemulihan secara keseluruhan telah mencapai 98,8 persen atau setara 411.219 pelanggan.

“Pemadaman meluas gangguan sistem kelistrikan Batam. Tersisa 1 penyulang dalam proses perbaikan pada gardu distribusi,” kata Manager Komunikasi PT PLN Batam, Yoga Perdana Sulastama, dalam keterangan tertulisnya, Selasa (13/10/2026).

Secara teknis, pemulihan beban listrik telah mencapai 99 persen atau setara 496,7 megawatt (MW) dari total 501,8 MW yang terdampak. Saat ini, sebanyak 11 gardu induk dan 12 jaringan transmisi yang sempat terganggu sudah beroperasi secara normal.

(smr/wdh)

No more pages