Untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, BNI menyalurkan air mineral, selimut, mi instan, beras, minyak goreng, dan telur. Bantuan juga mencakup 400 bungkus nasi siap konsumsi serta satu tangki berkapasitas 8.000 liter air bersih untuk mendukung kebutuhan mandi, cuci, dan kakus (MCK).
Menurut Okki, BNI akan terus memantau perkembangan situasi bersama pemerintah daerah dan BPBD untuk mengidentifikasi kebutuhan lanjutan masyarakat terdampak.
"Kebutuhan masyarakat dapat berkembang seiring dengan kondisi yang dihadapi. Karena itu, kami akan terus berkoordinasi dengan pihak terkait agar dukungan yang diberikan sesuai dengan kebutuhan dan dapat membantu meringankan beban warga selama masa tanggap darurat," kata Okki.
Melalui program TJSL BNI Berbagi, BNI terus mengambil bagian dalam upaya penanganan bencana dengan menyalurkan bantuan yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat terdampak.
Sebagai BUMN dalam ekosistem Danantara Indonesia, BNI juga terus menjalankan peran sosialnya dengan hadir di tengah masyarakat, termasuk dalam kondisi darurat dan bencana, sebagai bagian dari kontribusi perseroan bagi masyarakat dan pembangunan nasional.
(tim)






























