Logo Bloomberg Technoz

IHSG Sudah Turun Nyaris 2%, Ini Saham-saham Pemicunya

Muhammad Julian Fadli
13 October 2026 09:41

Pengunjung di depan layar pergerakan harga saham (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (29/1/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Pengunjung di depan layar pergerakan harga saham (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (29/1/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ambruk di zona merah pada perdagangan pagi hari ini, Selasa (13/10/2026). IHSG jatuh 1,8% hingga menyentuh posisi 5.828 pada pukul 09:30 WIB.

Data Bursa Efek Indonesia (BEI) menunjukkan nilai perdagangan mencapai Rp3,12 triliun yang amat didominasi tekanan jual di pasar, terlebih sepanjang pagi hari ini sudah tercatat 12,64 miliar saham ditransaksikan.

Tercatat hanya ada penguatan 133 saham dan 507 saham terjadi pelemahan. Sisanya, 123 saham stagnan.


Saham–saham konsumen non primer, saham barang baku, dan saham infrastruktur menjadi pemicu pelemahan IHSG dengan turun tajam mencapai 2,85%, 2,11%, dan 1,86%. Disusul oleh saham perindustrian yang terdepresiasi 1,75%.

Saham-saham pemberat IHSG (laggard) perdagangan pagi hari ini antara lain:

  1. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) menekan 7,4 poin
  2. PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (VKTR) menekan 6,47 poin
  3. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) menekan 5,61 poin
  4. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) menekan 4,58 poin
  5. PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) menekan 4,31 poin
  6. PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) menekan 3,71 poin
  7. PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) menekan 3,7 poin
  8. PT Astra International Tbk (ASII) menekan 3,67 poin
  9. PT Indah Kiat Pulp and Paper Corp Tbk (INKP) menekan 2,15 poin
  10. PT Capital Financial Indonesia Tbk (CASA) menekan 1,78 poin