Selanjutnya, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno serta Menteri Sosial Saifullah Yusuf masing-masing memperoleh skor -17.
Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar dan Menteri Kebudayaan Fadli Zon masing-masing mencatat skor -16.
Penilaian tersebut didasarkan pada survei masyarakat umum terhadap 994 responden pada 2026. CELIOS menjelaskan, skor merupakan selisih antara penilaian terbaik dan terburuk terhadap kinerja pejabat.
Secara keseluruhan, rapor kinerja Kabinet Merah Putih memperoleh nilai rata-rata 2,9 dari 10 menurut kalangan ahli dan 4,7 dari 10 menurut masyarakat umum.
Sebanyak 69% responden ahli memberikan nilai 1 hingga 3 terhadap kinerja dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran.
Sementara itu, dalam survei masyarakat umum, 40% responden memberikan nilai 1 hingga 3, dua kali lipat dari proporsi responden yang memberikan nilai 8 hingga 10, yakni 20%.
Survei penilaian kinerja kabinet ini melibatkan 129 responden ahli dan 1.142 responden masyarakat umum. CELIOS menyatakan survei dilakukan setelah perombakan Menteri Keuangan dan sebelum perombakan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan.
Daftar 10 Pejabat dengan Kinerja Terburuk Versi CELIOS:
- Bahlil Lahadalia - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral: -159
- Natalius Pigai - Menteri Hak Asasi Manusia: -158
- Raja Juli Antoni - Menteri Kehutanan: -103
- Sudaryono - Kepala Badan Gizi Nasional: -47
- Zulkifli Hasan - Menteri Koordinator Bidang Pangan: -43
- Nusron Wahid - Menteri Agraria dan Tata Ruang: -24
- Pratikno - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan: -17
- Saifullah Yusuf - Menteri Sosial: -17
- Muhaimin Iskandar - Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat: -16
- Fadli Zon - Menteri Kebudayaan: -16
(dhf)






























