Logo Bloomberg Technoz

Pasar sebelumnya berharap Shanxi dapat memulihkan kapasitas produksi tahunan sekitar 31 juta ton menjelang akhir tahun, tetapi persetujuan untuk memulai kembali operasi berjalan lebih lambat dari perkiraan, menurut penyedia berita batu bara setempat.

Pihak berwenang kemungkinan akan tetap bersikap hati-hati menjelang pertemuan penting Partai Komunis akhir bulan ini, sehingga membatasi peluang pelonggaran aturan keselamatan dalam waktu dekat.

Sementara itu, kegiatan pemeliharaan selama tiga pekan pada jalur kereta api utama pengangkut batu bara di China—yang berlangsung hingga 26 Oktober—diperkirakan akan menjaga harga tetap tinggi.

Selain masalah domestik, pengiriman dari Indonesia—pemasok utama batu bara termal luar negeri bagi China—turun tajam tahun ini karena Jakarta berupaya membatasi produksi demi mendongkrak harga dan meningkatkan pendapatan negara.

Baru-baru ini, kekeringan yang dikaitkan dengan pola cuaca El Niño telah menurunkan permukaan air sungai di wilayah penghasil batu bara utama Indonesia, sehingga memaksa operator tongkang mengurangi muatan.

Konsumsi batu bara China biasanya meningkat selama musim dingin, yang diperkirakan akan terus memberikan tekanan kenaikan pada harga.

Harga bahan bakar pembangkit listrik alternatif, yaitu gas alam cair (LNG), juga melonjak tahun ini karena konflik di Timur Tengah menghambat distribusi produksi Qatar yang harus melewati Selat Hormuz.

(bbn)

No more pages