Logo Bloomberg Technoz

Saham Pemberat IHSG Turun Nyaris 2% hingga Drop di Bawah 6.000

Muhammad Julian Fadli
12 October 2026 13:33

Karyawan di depan layar pergerakan harga saham (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (27/7/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Karyawan di depan layar pergerakan harga saham (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (27/7/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tergelincir hebat pada perdagangan siang hari ini hingga nyaris 2% mencapai posisi 5.975,78 pada Senin (12/10/2026). Saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) hingga PT Barito Pacific Tbk (BRPT) jadi pemberat Indeks Komposit.

Sepanjang perdagangan, IHSG melaju dengan volatilitas tinggi di rentang 6.128,72 sampai dengan titik terendahnya 5.971,41. Tercatat ada pelemahan 537 saham, hanya ada 159 saham yang menguat, dan sisanya 95 saham stagnan.

Panin Sekuritas menyebut, IHSG melemah tajam 1,94% pada Sesi I di level 5.975,78, tertekan oleh aksi jual pada saham-saham grup konglomerasi yang memiliki valuasi premium. Tekanan ini mengindikasikan meningkatnya kehati-hatian pelaku pasar terhadap saham-saham dengan valuasi relatif tinggi, di tengah antisipasi menjelang pengumuman MSCI pada November mendatang. 


“Pasar masih mengkhawatirkan potensi berlanjutnya kebijakan freeze terhadap Indonesia, yang dapat membatasi katalis pemulihan aliran dana asing,” terang Panin Sekuritas Research dalam catatan terbarunya menyoal penyebab IHSG melemah.

Terlebih lagi berikut 10 saham laggards pada perdagangan Senin (12/10/2026) berdasarkan data Bloomberg:

  1. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) membebani 9,16 poin
  2. PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) membebani 9,1 poin
  3. PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) membebani 8,98 poin
  4. PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) membebani 6,12 poin
  5. PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) membebani 5,57 poin
  6. PT Bayan Resources Tbk (BYAN) membebani 4,94 poin
  7. PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) membebani 4,59 poin
  8. PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (VKTR) membebani 4,31 poin
  9. PT Barito Pacific Tbk (BRPT) membebani 3,81 poin
  10. PT Ekamas Mora Republik Tbk (MORA) membebani 3,86 poin