Logo Bloomberg Technoz

Anthropic menghitung pendapatan bruto dari penjualan tertentu melalui mitra cloud seperti Amazon.com Inc., sementara OpenAI hanya mengakui bagian pendapatannya yang dihasilkan dari mitra tersebut, termasuk Microsoft Corp. 

Penggunaan basis pendapatan bersih ini berarti pendapatan OpenAI bisa terlihat lebih rendah daripada Anthropic meskipun jumlah bisnis secara keseluruhan sama. Pendapatan tahunan Anthropic mencapai US$65 miliar pada akhir Juli, seperti yang dilaporkan sebelumnya oleh Bloomberg News.

Beberapa media melaporkan bulan lalu bahwa OpenAI sudah memproyeksikan pendapatan tahunan sebesar hampir US$70 miliar, berdasarkan perkiraan para investor. The Financial Times melaporkan pada Kamis bahwa perbedaan tersebut berasal dari upaya para investor OpenAI untuk menghitung pendapatan tahunan OpenAI menggunakan metode yang sama dengan yang digunakan Anthropic.

Pada Kamis, saham-saham teknologi memimpin penurunan di indeks S&P 500 setelah muncul laporan bahwa pendapatan tahunan OpenAI akan lebih rendah daripada beberapa perkiraan sebelumnya. Indeks Nasdaq 100 turun 1,4%. Indeks yang mencerminkan kinerja raksasa semikonduktor anjlok 3,4%.

Kebingungan seputar angka pendapatan tersebut “sebagian besar mencerminkan perbedaan dalam cara OpenAI dan Anthropic menghitung pendapatan yang sebanding,” tulis analis Bloomberg Intelligence, Mandeep Singh dan William Tong.

Walau OpenAI telah menunda rencana penawaran umum perdana (IPO) hingga setidaknya tahun depan, dengan alasan fokus pada upaya keamanan AI, Anthropic diperkirakan akan menjual sahamnya melalui IPO paling cepat pada bulan November.

OpenAI sedang melakukan pembicaraan dengan beberapa dana investasi dari Uni Emirat Arab, termasuk MGX yang berbasis di Abu Dhabi, untuk membantu menopang putaran pendanaan barunya, demikian dilaporkan Bloomberg.

Perusahaan ini baru-baru ini menggalang dana sebesar US$122 miliar pada bulan Maret dengan valuasi US$852 miliar, termasuk dana tersebut.

(red)

No more pages