Logo Bloomberg Technoz

Secara teknikal, IHSG berhasil kembali ke atas 6.000. Area 5.996–6.000 menjadi support krusial yang perlu dipertahankan, sementara 6.100 menjadi resistance terdekat.

“Jika support 6.000 kembali ditembus, maka tekanan bearish berpotensi berlanjut menuju 5.854. Sebaliknya, kemampuan bertahan di atas 6.000 akan menjaga peluang konsolidasi dengan kecenderungan menguat,” sebut riset BRI Danareksa Sekuritas.

Saham-saham pilihan BRI Danareksa Sekuritas untuk perdagangan hari ini adalah EMAS, KLBF, dan PACK.

Sedangkan Phintraco Sekuritas berpandangan, investor tengah mencermati perkembangan di Timur Tengah, seiring serangan Houthi terhadap bandara Arab Saudi yang memicu memanasnya kembali ketegangan geopolitik serta berpotensi mendorong kenaikan harga minyak. 

Pertemuan tahunan Dana Moneter Internasional (International Monetary Fund/IMF) dan Bank Dunia di Bangkok pada 12-18 Oktober berlangsung di tengah situasi tingginya biaya energi dan utang publik, pasar obligasi yang tidak stabil, serta kenaikan suku bunga. Pasar akan mencermati pidato dari para pejabat bank sentral berbagai negara serta dirilisnya laporan World Economic Outlook versi terbaru dari IMF. 

“Secara teknikal IHSG diperkirakan akan bergerak konsolidatif di kisaran 6.000–6.215 pekan ini,” sebut riset Phintraco. Top picks atau saham pilihan Phintraco adalah ASII, TLKM, AMMN, BBRI, dan DSSA. 

CGS International Sekuritas Indonesia menuturkan, menguatnya bursa Wall Street dan naiknya harga beberapa komoditas diprediksi akan menjadi sentimen positif untuk IHSG. “IHSG diprediksi akan melanjutkan penguatannya dengan kisaran support 6.045–5.995 dan resistance 6.140–6.190,” tulis riset CGS International.

Saham-saham pilihan CGS meliputi meliputi saham AKRA, AMMN, EMAS, MDKA, BUMI, dan HMSP.

Panin Sekuritas memperkirakan IHSG masih berisiko melemah, disebabkan oleh tensi geopolitik yang meningkat, rilis data yang kurang positif di regional, kembali naiknya harga minyak. Saham-saham pilihan Panin Sekuritas untuk perdagangan hari ini adalah AADI, ERAA, dan BBCA.

(fad/aji)

No more pages