Selain perjalanan bisnis, permintaan terhadap bisnis ritel mewah sebagian besar didorong oleh pelanggan domestik berstatus ‘orang kaya baru’, yang daya belinya telah meningkat berkat pertumbuhan ekonomi yang kuat dan pasar saham yang melonjak, terng dia..
Taiwan menaikkan proyeksi pertumbuhan ekonominya untuk tahun ini menjadi lebih dari 10%, sehingga negara ini berada di jalur untuk mencapai ekspansi dua digit pertamanya sejak 2010 karena permintaan yang terkait dengan AI terus mendorong perekonomian pusat industri chip tersebut.
Proyeksi yang ditingkatkan ini menyusul pertumbuhan sebesar 8,76% tahun lalu.
Booming yang didorong oleh teknologi AI juga telah menjadikan Taiwan sebagai tujuan yang menonjol bagi para investor saham. Indeks saham acuan Taiwan telah melonjak lebih dari 70% tahun ini, menjadikannya yang berkinerja terbaik di antara lebih dari 90 indeks saham yang dipantau oleh Bloomberg.
(bbn)






























