Logo Bloomberg Technoz

NATO Sebut 28 Ribu Tentara Rusia Tewas di Ukraina Bulan Lalu

News
12 October 2026 07:20

Bendera NATO. (Marlene Awaad/Bloomberg)
Bendera NATO. (Marlene Awaad/Bloomberg)

Gerry Doyle dan Andrea Palasciano - Bloomberg News

Bloomberg, Rusia mencatat lebih dari 50.000 korban di Ukraina pada bulan lalu, dengan hingga 28.000 personel tewas. Jumlah tersebut jauh melampaui kerugian yang dialami pasukan Ukraina, menurut seorang pejabat senior militer NATO.

Militer Rusia berupaya merebut lebih banyak wilayah di Ukraina dengan mengerahkan pasukan ke “zona pembantaian” yang dipenuhi drone bersenjata, ranjau darat, tembakan artileri, dan berbagai sistem pertahanan lainnya, kata pejabat tersebut. Korban jiwa pasukan Ukraina mencapai 5.000 orang dalam periode yang sama, tambah pejabat yang meminta identitasnya dirahasiakan karena membahas informasi sensitif itu.


Situasi tersebut semakin meningkatkan taruhan bagi Moskow pada saat yang krusial. Serangan udara jarak jauh Ukraina menghancurkan kilang minyak dan pusat data, sementara operasi militer darat berhasil merebut kembali lebih dari 125 kilometer persegi wilayah.

Pekan lalu, Martin Jäger, kepala Badan Intelijen Federal Jerman (BND), mengatakan upaya perang Presiden Rusia Vladimir Putin telah menciptakan dinamika yang menyulitkannya mengakhiri invasi yang dimulai pada Februari 2022 tanpa harus membayar harga politik.