Logo Bloomberg Technoz

Ledakan di Bandara Riyadh pada Sabtu membuat aktivitas penerbangan di bandara itu nyaris terhenti. Insiden tersebut juga memaksa pusat keuangan ibu kota beralih ke sistem kerja jarak jauh hingga pemberitahuan lebih lanjut. Selain itu, sejumlah eksekutif dari BP Plc dan Shell Plc membatalkan keikutsertaan mereka dalam acara energi besar yang dijadwalkan berlangsung di kota itu pekan ini.

Pemerintah Inggris pada Minggu mengeluarkan imbauan agar warganya menghindari perjalanan ke Jeddah dan Dammam, kecuali untuk keperluan mendesak. Imbauan serupa berlaku untuk seluruh bandara Arab Saudi, kecuali bandara di Madinah. Pemerintah Inggris juga menyarankan warganya mempertimbangkan meninggalkan Arab Saudi melalui jalur darat menuju negara-negara tetangga.

Administrasi Penerbangan Federal AS (FAA) pada Minggu mengeluarkan peringatan kepada seluruh maskapai penerbangan AS agar berhati-hati saat terbang menuju atau melintasi sebagian wilayah Arab Saudi, “pada semua ketinggian”.

Pihak berwenang mengindikasikan bahwa Kongres Perminyakan Dunia ke-25 beserta rangkaian acara terkait, yang dijadwalkan berlangsung mulai Minggu hingga 15 Oktober, tetap akan digelar. Riyadh juga dijadwalkan menjadi tuan rumah Future Investment Initiative, pertemuan investor unggulan kota tersebut, pada akhir bulan ini.

Kedua acara itu diperkirakan akan dihadiri sejumlah tokoh penting industri, termasuk para petinggi Wall Street seperti David Solomon dari Goldman Sachs dan Larry Fink dari BlackRock.

Penyelenggara FII pada Minggu mengatakan mereka tengah bersiap untuk “menyambut ribuan delegasi di Riyadh” dalam acara yang dimulai pada 26 Oktober.

“Langkah-langkah keamanan menyeluruh akan diterapkan di bandara-bandara Riyadh, lokasi konferensi, dan hotel-hotel resmi, disertai pengaturan terkoordinasi untuk transportasi serta pergerakan para peserta,” kata CEO penyelenggara, Maha Al Saud, dalam sebuah pernyataan.

Houthi merebut ibu kota Yaman, Sanaa, pada 2014 dan sejak saat itu hampir terus-menerus berperang melawan koalisi pimpinan Arab Saudi.

Serangan pada Sabtu terjadi kurang dari sepekan setelah pasukan yang didukung Arab Saudi di Yaman melancarkan operasi untuk merebut kembali wilayah yang dikuasai Houthi dan “melenyapkan” kelompok tersebut. Kelompok itu kerap mengklaim serangan terhadap fasilitas minyak Arab Saudi. Mereka juga baru-baru ini merebut lebih banyak wilayah Yaman dan memperkuat kendali atas Bab el-Mandeb, jalur pelayaran strategis yang menjadi salah satu titik sempit penting dalam perdagangan global.

Koalisi pimpinan Arab Saudi menyebut “serangan teroris pengecut” terhadap bandara pada Sabtu sebagai “kejahatan perang yang nyata” yang dilakukan Houthi.

Menurut pihak berwenang, para korban tewas mencakup empat warga Arab Saudi, seorang warga Palestina, dua warga Bangladesh, serta masing-masing satu warga Amerika Serikat, Mesir, Yordania, Suriah, dan Sudan.

(bbn)

No more pages