Dalam kesempatan itu, Prabowo menyatakan dalam pertemuan kenegaraan yang dilakukan pada hari ini, kedua negara sepakat untuk meningkatkan hubungan ke tingkat kemitraan strategis.
“Dalam pertemuan hari ini, Presiden El Sisi dan saya membahas berbagai isu yang menjadi kepentingan bersama serta langkah-langkah konkrit untuk memperkuat hubungan bilateral Indonesia dan Mesir,” kata Prabowo.
Prabowo juga mengungkapkan kedua negara sepakat memperkuat kerja sama di berbagai sektor ekonomi, terutama bidang perdagangan dan investasi.
Prabowo menyatakan kedua negara juga menjajaki pembentukan economic partnership agreement antara Indonesia-Mesir.
“Untuk bisa membuka peluang bagi akses pasar investasi dan keterlibatan dunia usaha kedua negara,” ujar Prabowo.
Adapun, Indonesia dan Mesir menandatangani sejumlah nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU).
MoU pertama diteken oleh Kementerian Luar Negeri RI dan Kementerian Luar Negeri Mesir tentang rencana aksi kerja sama strategis.
Kedua kementerian tersebut juga meneken nota kesepahaman pembebasan visa bagi pemegang paspor diplomatik, paspor dinas, dan pasor khusus.
Kemudian, Kemenlu RI dan Kemenlu Mesir meneken nota kesepahaman tentang statistik. Sejumlah nota kesepahaman tersebut dipertukarkan langsung oleh Menlu RI Arrmanatha Christiawan Nasir dengan Menlu Mesir.
Di sektor perikanan, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) meneken MoU dengan Pemerintah Mesir ihwal kerja sama kelautan dan perikanan.
(azr/ell)

























