“Semuanya ada yang memiliki kewenangan untuk memutuskan itu. KPU, ada kita punya Bawaslu, semuanya ada. Semuanya ada mekanismenya dan semuanya ada lembaga yang memiliki kewenangan untuk itu. Pemilu masih jauh,” ujar dia.
Sikap terbaru Jokowi ini menarik perhatian lantaran sebelumnya dia dan kelompok politik pendukungnya berulang kali menyuarakan dukungan terhadap keberlanjutan pasangan Prabowo-Gibran.
Sebelumnya, Ketua DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Bestari Barus mengatakan partainya tetap mengusung Prabowo-Gibran untuk periode kedua. Dia juga menyebut Jokowi, yang saat itu aktif membantu konsolidasi PSI melalui safari politik ke 38 provinsi, turut mendorong dukungan bagi pasangan tersebut.
Bestari bahkan menyebut Jokowi sebagai panutan politik PSI yang terus memberikan arahan untuk menyukseskan periode kedua Prabowo-Gibran. PSI menilai sikap politik mereka lebih tegas dibandingkan sejumlah partai lain yang masih menganggap pembicaraan mengenai Pilpres 2029 terlalu dini.
(mef/frg)




























