Logo Bloomberg Technoz

Belakangan, porsi Dato' Low Tuck Kwong tergerus sisa 3,31 miliar saham atau setara 9,95% dari saham beredar BYAN. Di sisi lain, Elain Low memiliki sekitar 7,35 miliar saham biasa BYAN sekitar 22,05% dari modal ditempatkan dan disetor perseroan.

“Kejadian tersebut tidak menimbulkan dampak material negatif yang dapat menganggu kegiatan operasional, aspek hukum, kondisi keuangan dan kelangsungan usaha perseroan,” menurut keterbukaan informasi manajemen BYAN.

Gadai Saham

Sebelumnya, Haji Isam menggadaikan saham PT Jhonlin Agro Raya Tbk (JARR) dan PT Pradiksi Gunatama Tbk (PGUN) kepada PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) di tengah manuver akuisisi saham BYAN tersebut.

Gadai saham itu menjadi bagian dari cara Haji Isam untuk mengikat kredit dari bank milik BPI Danantara tersebut. Hanya saja, perwakilan Haji Isam tidak menerangkan lebih lanjut tujuan dari pengikatan kredit tersebut.

Mengutip keterbukaan informasi, Haji Isam menggadai seluruh saham pengendali JARR PT Eshan Agro Sentosa ke BMRI pada 30 September 2026.

Mengutip keterbukaan informasi, Haji Isam menggadai seluruh saham pengendali JARR PT Eshan Agro Sentosa ke BMRI pada 30 September 2026.

Direktur Utama JARR Indra Irawan memastikan akta gadai saham pengendali perseroan itu dilakukan lewat prosedur yang wajar dan sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku.

“Perseroan menegaskan bahwa gadai saham itu tidak mengakibatkan perubahan pengendalian atas perseroan,” kata Indra dikutip dari keterbukaan informasi, Rabu (7/10/2026).

Selain itu, Haji Isam turut menjaminkan saham pengendali PGUN di antaranya PT Baramega Citra Mulia Persada, PT Citra Agro Raya dan PT Araya Agro Lestari.

Penandatanganan akta gadai saham pengendali JARR dan PGUN itu dilakukan pada Rabu (30/9/2026).

Dari lantai bursa, BYAN mencatat transaksi tutup sendiri atau crossing saham jumbo sekitar Rp26,1 triliun lewat pasar negosiasi pada perdagangan Rabu (7/10/2026).

Mengutip data perdagangan, transaksi tutup sendiri itu melibatkan sekitar 10,08 miliar saham di harga pelaksanaan Rp2.588 per saham lewat tiga tahapan.

Adapun, harga pelaksanaan crossing saham itu lebih rendah 80,76% dari harga pembukaan BYAN di level Rp13.450 per saham pada perdagangan Rabu lalu. 

Besaran transaksi itu sejalan dengan rencana akuisisi Haji Isam atas sebagian besar saham perusahaan tambang batu bara tersebut.

(naw)

No more pages