Konsensus pasar menghasilkan target harga saham BBRI dalam 12 bulan ke depan adalah Rp 3.856,83. Artinya, saham BBRI berpeluang menghasilkan keuntungan lebih dari 22%.
Kekuatan BBRI
Berdasarkan riset Maybank Sekuritas Indonesia, potensi kekuatan BBRI datang dari ekspektasi kenaikan laba bersih dan perbaikan kualitas aset.
“Laba bersih BBRI pada semester I-2026 adalah Rp 30,9 triliun. Tumbuh 17,5% yoy dan sudah 52-53% dari proyeksi laba bersih sepanjang 2026,” tulis riset Maybank Sekuritas Indonesia.
Penyaluran kredit BBRI tumbuh 16,2% yoy pada kuartal II-2026. Manajemen BBRI piun merevisi ke atas proyeksi pertumbuhan kredit sepanjang tahun ini menjadi 8-10% dari sebelumnya 7.9%.
Sedangkan simpanan BBRI tumbuh 6k7% yoy pada kuartal II-2026. “Di tengah ketatnya likuiditas industri, segmen ritel BBRI yang kuat terus mendukung pertumbuhan pendanaan dan akan tetap solid untuk mendukung pencapaian target margin bunga bersih (Net Interest Margin/NIM) 7,4-7,8% pada 2026,” jelas Maybank Sekuritas Indonesia.
Permodalan BBRI juga kokoh, dengan rasio kecukupan modal (Capital Adequacy Ratio/CAR) di 23,7% per kuartal II-2026. Ini menjadi bantalan yang kuat untuk mendukung ekspansi dengan tetap mempertahankan dividend yield yang atraktif di atas 9% pada 2026.
“Kami memperkirakan modal BBRI akan tetap kuat, profitabilitas meningkat, dan profil risiko yang lebih sehat untuk mendukung return investor dalam jangka menengah,” demikian riset Maybank Sekuritas Indonesia.
(red)






























