Logo Bloomberg Technoz

Namun, yang menjadi perhatian pasar, perubahan tersebut juga berpotensi meningkatkan volatilitas pada saham berharga rendah. 

Secara teknikal, IHSG berpotensi melanjutkan tren pelemahan dengan menguji support 6.200–6.220. MACD masih menunjukkan bearish momentum, sementara pola Head and Shoulders mengindikasikan tekanan jual dengan neckline di sekitar 6.375. Resistance terdekat berada di 6.300–6.450. 

“Pergerakan selanjutnya akan mencermati reaksi indeks di area support serta dampak implementasi kebijakan baru BEI terhadap volatilitas pasar,” mengutip riset BRI Danareksa Sekuritas,

Saham-saham pilihan BRI Danareksa Sekuritas untuk perdagangan hari ini adalah HRTA, UVCR, dan ENRG.

Lebih lanjut, melansir Phintraco Sekuritas, BEI resmi memberlakukan aturan penurunan batas minimum harga saham di pasar reguler dan pasar tunai dari Rp50 menjadi Rp1 per saham mulai 28 September 2026. 

Ketentuan ARA dan ARB untuk saham dengan rentang harga Rp1 sampai Rp10 ditetapkan sebesar Rp1. Khusus saham di atas Rp10, ketentuan ARB asimetris 15% masih dipertahankan sampai 31 Desember 2026, dan akan kembali diterapkan secara simetris mulai 1 Januari 2027. 

BEI juga menghapus 4 kriteria FCA, yaitu kriteria 1,6,7 dan 10. Sebanyak 92 saham yang sebelumnya masuk FCA karena kriteria tersebut dikembalikan ke pasar pencatatan semula. 

“Diperkirakan IHSG masih berpotensi uji level 6.186–6.200 pekan ini,” terang Phintraco.

Top picks atau saham pilihan riset Phintraco: saham ADRO, ITMG, AADI, BBRI, dan BBCA.

CGS International Sekuritas Indonesia menuturkan, menguatnya Bursa Wall Street dan naiknya harga beberapa komoditas seperti timah, emas serta batubara diprediksi akan menjadi sentimen positif di pasar. 

Sementara itu masih berlanjutnya aksi jual investor asing dan dimulainya pemberlakuan batas minimal harga Rp1 untuk semua saham yang tercatat di BEI berpeluang menjadi sentimen negatif untuk IHSG. 

“IHSG diprediksi akan bergerak bervariasi cenderung melemah dengan kisaran support 6.190–6.135 dan resistance 6.290–6.345,” tulis riset CGS International.

Dengan saham-saham pilihan CGS meliputi meliputi saham PTBA, BFIN, WIIM, TAPG, MAPI, dan MAPA.

Panin menyematkan IHSG berpotensi melemah, disebabkan oleh tensi geopolitik yang masih tinggi, masih keluarnya dana asing, serta melemahnya sebagian besar komoditas di pagi ini.

“Untuk hari ini kami memperkirakan IHSG akan melemah,” mengutip Panin Sekuritas.

Sedang, saham-saham pilihan Panin Sekuritas untuk perdagangan hari ini adalah PTRO, ADRO, dan MAPA.

(fad/naw)

No more pages