Logo Bloomberg Technoz

Harga bahan bakar industri ini—yang vital bagi sektor angkutan truk, pertanian, dan konstruksi—telah melonjak jauh melampaui harga minyak mentah, sehingga merugikan pelaku usaha, petani, dan konsumen, sekaligus memicu inflasi.

Harga bahan bakar di tingkat pengecer (pom bensin) AS telah melonjak ke rekor tertinggi, memicu spekulasi bahwa Washington mungkin akan memberlakukan larangan ekspor demi menjaga pasokan di dalam negeri dan menurunkan harga lokal.

Presiden Donald Trump pekan ini menyatakan telah mendorong timnya untuk mendukung pembatasan pengiriman diesel, dan usulan tersebut kini sedang dikaji oleh para penasihat ekonomi sang presiden.

Akibat pembatasan oleh Moskwa, India tahun ini telah menggeser Rusia sebagai pemasok utama setelah AS, dengan pangsa sekitar 10% dari total pengiriman global, menurut data Kpler. Hal ini menjadikan India sebagai sumber bahan bakar yang semakin penting.

Uni Eropa telah menyatakan kekhawatirannya mengenai potensi pembatasan oleh AS, yang telah memicu kenaikan harga kontrak berjangka lokal karena ekspektasi pasar semakin ketat.

Namun, saat ini belum ada kepastian apakah Washington akan benar-benar menerapkan pembatasan tersebut.

Puri menyoroti perjanjian lima tahun yang baru-baru ini ditandatangani oleh Indian Oil Corp untuk memasok produk bahan bakar ke Mauritius, seraya menegaskan bahwa mengingkari komitmen tersebut akan merusak kepercayaan pembeli terhadap pemasok asal India.

Pengiriman kargo pertama sebagai bagian dari kesepakatan tersebut telah tiba di negara kepulauan itu, ungkap Puri dalam unggahan di platform X.

India memiliki kapasitas kilang sekitar 5,4 juta barel per hari dan mengimpor sekitar 90% dari minyak mentah yang diolahnya.

Sistem pengolahan yang berskala besar dan kapasitas domestik yang terus meningkat memungkinkan negara tersebut mengekspor lebih dari 1 juta barel bahan bakar per hari.

Menurut Puri, negara di Asia Selatan ini akan terus berinvestasi di sektor penyulingan—bahkan saat sejumlah kilang di beberapa wilayah Eropa ditutup—sehingga India siap memenuhi lonjakan permintaan domestik, sekaligus tetap menjadi pemasok utama bagi pasar global.

Produsen minyak mentah, seperti Saudi Aramco dan Abu Dhabi National Oil Co, juga tertarik berinvestasi di sektor penyulingan India dan saat ini sedang dalam tahap pembicaraan.

"Mereka ingin masuk," katanya. "Tidak ada pihak yang mau datang dan berinvestasi di kilang kecuali mereka juga mendapatkan bagian dari pasar hilir Anda yang terus berkembang."

(bbn)

No more pages