Indonesia TOP Companies Recognition 2026

Indonesia Top Companies Recognition 2026

Indonesia Top Companies Recognition 2026 is a prestigious recognition initiative presented by Indonesia Data in collaboration with Technoz Intelligence, dedicated to recognizing outstanding companies that continue to drive Indonesia's economic growth, innovation, and business transformation.

Top Company in Banking Transformation

Overview

PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN) telah mengukuhkan posisinya sebagai "Raja KPR" di Indonesia selama puluhan tahun. Sejak kali pertama ditugaskan oleh pemerintah untuk menyalurkan kredit perumahan pada 1974, BBTN terus mendominasi pasar melalui strategi yang berfokus pada ekosistem perumahan yang inklusif.

BBTN secara konsisten memegang kendali mayoritas dalam industri pembiayaan properti, terutama pada segmen Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR). BBTN menguasai 39% pangsa pasar KPR secara nasional, dan 68% untuk KPR subsidi. Realisasi KPR BBTN sudah mencapai lebih dari 6 juta rumah. Ini menjadikannya penyalur KPR terbesar, melampaui bank-bank besar lainnya (Himbara maupun swasta).

Sepanjang 2015-2025, BBTN telah menyalurkan pembiayaan untuk 1,99 juta unit rumah melalui KPR subsidi dan 457.000 unit rumah KPR non-subsidi.

Untuk KPR bersubsidi atau Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP), BBTN menjadi pemain terbesar. Sepanjang 2025, BBTN menyalurkan KPR Sejahtera FLPP untuk 128.608 unit rumah atau 46,7% dari total penyaluran nasional.

Berdasarkan catatan Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera), BBTN mencatatkan realisasi penyaluran tertinggi di antara 39 bank penyalur KPR Sejahtera FLPP. Penyaluran tersebut melibatkan 8.058 pengembang dengan total 13.118 perumahan yang tersebar di 33 provinsi dan 401 kabupaten/kota.

Berdasarkan kajian Housing Center Bank BTN, dampak social yang dirasakan masyarakat penerima manfaat KPR subsidi yaitu mampu memiliki rumah layak huni sesuai dengan harapan dan kualitas hidup yang lebih layak. KPR juga berdampak pada tambahan output ke perekonomian nasional sebesar Rp 3.049 triliun.

Akan tetapi, KPR bukan satu-satunya hal yang menarik dari BBTN. Melalui strategi transformasi bisnis terarah yang dijalankan beberapa tahun terakhir, BBTN berhasil membuktikan bukan lagi sekadar bank penyalur KPR tradisional, melainkan institusi keuangan modern dengan layanan yang kompetitif.

BBTN memiliki visi untuk menjadi "Mitra Utama dalam Pemberdayaan Finansial Keluarga Indonesia" dan didukung dengan Misi:

  • Menjadi mitra utama Pemerintah dalam inklusi perumahan dan keuangan. BBTN secara konsisten menjadi bank terbesar dalam industri pembiayaan properti, terutama untuk KPR subsidi. Sejak 1976, KPR BBTN telah direalisasikan kepada sekitar 6 juta rumah
  • Memberikan customer experience terbaik melalui layanan digital dan finansial yang terintegrasi Transformasi digital BBTN tidak sekadar membuat mobile banking biasa, melainkan membangun ekosistem digital perumahan yang terintegrasi melalui aplikasi bale by BTN.
  • Meningkatkan shareholder value dengan pertumbuhan profitabilitas yang berkelanjutan. Konsensus Bloomberg memperkirakan laba bersih BBTN pada 2026 bisa mencapai Rp 3,8 triliun. Jika terwujud, maka terjadi kenaikan 8,57% dibandingkan 2025.
  • Menjadi rumah bagi talenta terbaik Indonesia. Dilakukan dengan implementasi sistem penilaian kinerja dgital melalui platform Human Capital Management System (HCMS) yang terintegrasi. BBTN juga melakukan pengembangan kompetensi melalui BTN University dan Officer Development Program (ODP) yang menarik lulusan terbaik dari universitas terkemuka.
  • Menerapkan praktik tata kelola perusahaan yang baik dan inovasi bisnis berkelanjutan untuk kesejahteraan masyarakat dan kelestarian lingkungan. BBTN menerapkan peta jalan Environmental, Social, and Governance (ESG) yang sistematis. BBTN mengadopsi prinsip keberlanjutan ini melalui pendekatan SDGs 5P (People, Planet, Prosperity, Peace, and Partnership) guna menyelaraskan tata kelola perusahaan dengan inovasi bisnis yang berdampak nyata.

BBTN beraspirasi untuk memberikan solusi finansial bagi seluruh kebutuhan nasabah "beyond mortgage". Dengan tetap menjadikan mortgage sebagai hook dan memperluas layanan ke berbagai produk finansial, tanpa meninggalkan mandate pemerintah sebagai bank penyalur kredit perumahan nasional.

Ke depan, BTN beraspirasi menjadi bank konsumer terpercaya yang memberikan layanan finansial terintegrasi dan customer experience terbaik. BBTN menjalankan strategi yang berpusat pada ekosistem digital dan personalisasi layanan. Aplikasi bale by BTN berfungsi sebagai one-stop financial solution yang tidak hanya melayani transaksi perbankan harian, tetapi juga mengintegrasikan seluruh ekosistem perumahan secara digital.

Melalui integrasi dengan portal BTNSmart Residence dan btnproperti.co.id, nasabah dapat mencari hunian, mengajukan KPR, memantau proses persetujuan, hingga membayar tagihan lingkungan, iuran pemeliharaan, dan asuransi dalam satu aplikasi. Tidak hanya itu, bale by BTN juga menyediakan produk yang terintegrasi mulai dari tabungan anak, reksa dana, asuransi (bancassurance), hingga perencanaan pensiun, sehingga nasabah tidak perlu berpindah bank untuk kebutuhan finansial lainnya.

Transformasi BBTN dilakukan mencakup berbagai aspek, yaitu:

  • Bisnis. Membangun sustainable funding engine, peningkatan kredit high yield, implementasi sales center, pembentukan segmen private banking, pembentukan anak usaha Bank Syariah Nasional (BSN), dan lain-lain.
  • Proses bisnis. Digitalisasi proses bisnis, pembentukan loan factory, pembentukan Sentra Processing Unit (SPU), dan lain-lain.
  • Penguatan risk management dan collection. Menjaga kualitas kredit melalui pembentukan collections monoline, pengembangan Manajemen Risiko Digital, Operasional & Fraud Management, dan lain-lain.
  • Digital. Penguatan platform dan ekosistem digital untuk nasabah retail ataupun lembaga. Sebagai future driven product, Balé akan menjadi umbrella platform transaksi dan solusi finansial.
  • Network. Transformasi jaringan dan sales dalam rangka peningkatan customer experience melalui new network layout standardization & strategic expansion, serta memperluas jangkauan touch point melalui Digital Store & Point of Sales and Services (POSS).
  • Sumber daya manusia. Transformasi budaya dan pengelolaan talent untuk mendukung misi "Menjadi Rumah untuk Talenta Terbaik Indonesia", dengan "Establishing a Dynamic Workplace filled with 3Ps Talent (Productive, Prominent and Prosperous) with Global Mindset".
  • Teknologi informasi. Melalui Modernize Core Platforms & Architecture.
  • Branding. Melalui berbagai kampanye promosi yang konsisten

Transformasi dinilai sukses jika mampu mengonversi strategi menjadi profitabilitas yang sehat. BBTN menunjukkan pertumbuhan finansial yang kokoh di tengah tantangan ekonomi makro.

Per Mei, BBTN berhasil membukukan laba bersih konsolidasi sebesar Rp 1,85 triliun atau meningkat 54,37% secara tahunan (year-on-year/yoy). Pendapatan bunga bersih (Net Interest Income/NII) tercatat sebesar Rp 7,13 triliun hingga Mei atau tumbuh 15,15% yoy.

Hingga Mei, total kredit dan pembiayaan konsolidasi mencapai Rp403,06 triliun atau tumbuh 9,97% yoy. Sementara itu, total Dana Pihak Ketiga (DPK) konsolidasi BBTN tercatat mencapai Rp 433,95 triliun atau meningkat 9,09% yoy.

BBTN sebagai entitas yang sangat baik dalam melakukan transformasi juga didukung oleh keberhasilan reposisi digital. Transformasi digital BBTN tidak sekadar membuat mobile banking biasa, melainkan membangun ekosistem digital perumahan yang terintegrasi, seperti aplikasi bale by BTN.

Sepanjang 2025, bale by BTN menunjukkan pertumbuhan yang signifikan. Jumlah pengguna meningkat dari sekitar 1,8 juta pada 2024 menjadi lebih dari 3,6 juta pengguna pada 2025, atau tumbuh sekitar 102%yoy.

Dari sisi aktivitas, jumlah transaksi meningkat dari sekitar 1,2 miliar transaksi pada 2024 menjadi lebih dari 2,2 miliar transaksi pada 2025, tumbuh sekitar 79% yoy yang mencerminkan balé semakin menjadi platform utama transaksi harian nasabah. Sementara itu, dari sisi nilai transaksi, balé mencatatkan peningkatan dari kisaran Rp 80 triliun pada 2024 menjadi lebih dari Rp101 triliun ada 2025, atau tumbuh sekitar 25% yoy.

Kontribusi balé terhadap penghimpunan dana murah juga semakin kuat, dengan DPK ritel yang dihimpun melalui balé meningkat dari sekitar Rp 17 triliun pada 2024 menjadi Rp 21,63 triliun pada 2025. Nasabah pengguna balé tercatat memiliki rata-rata saldo hingga 6,4 kali lebih tinggi dibandingkan non-user, menjadikan balé sebagai salah satu engine utama peningkatan dana murah BBTN.

Atas dasar berbagai pencapaian dan prospek tersebut, pelaku pasar pun memberi apresiasi terhadap solidnya kinerja BBTN. Konsensus pasar yang dihimpun Bloomberg dengan melibatkan 23 analis hampir seluruhnya memberi rekomendasi beli (buy). Sebanyak 19 analis atau 79,17% menyematkan rekomendasi buy.

Adapun target harga saham BBTN dalam 12 bulan ke depan ada di Rp 1.595,88. Pada penutupan perdagangan 9 Juni, saham BBTN dibanderol Rp 1.210. Artinya, saham BBTN menyimpan potensi cuan mencapai 31,9%.

BBTN berhasil melakukan metamorfosis menyeluruh. Dari bank spesialis perumahan yang bergantung pada dana mahal, menjadi modern full-services digital bank berfundamental kokoh. Keberhasilan mencetak laba bersih yang terus tumbuh dan menjaga kualitas aset menjadi bukti empiris bahwa transformasi bisnis dan digitalisasi berbasis ekosistem perumahan yang mereka eksekusi berjalan dengan sukses dan presisi.