
Indonesia Top Companies Recognition 2026
Indonesia Top Companies Recognition 2026 is a prestigious recognition initiative presented by Indonesia Data in collaboration with Technoz Intelligence, dedicated to recognizing outstanding companies that continue to drive Indonesia's economic growth, innovation, and business transformation.
AI Business Software of The Year
Overview
HashMicro kembali menegaskan posisinya sebagai salah satu perusahaan enterprise software terdepan di Asia Pasifik dengan meraih penghargaan "Top Company in AI Business Software Innovation." Penghargaan ini diberikan sebagai pengakuan atas inovasi HashMicro dalam menghadirkan AI-native business software, sebuah pendekatan baru yang menempatkan kecerdasan buatan sebagai fondasi utama sistem bisnis, bukan sekadar fitur pelengkap.
Seiring meningkatnya adopsi AI di dunia usaha, banyak perusahaan masih mengandalkan software konvensional yang hanya menambahkan chatbot atau fitur AI pada sistem yang sudah ada. HashMicro menghadirkan pendekatan yang berbeda melalui AI-native software, di mana AI terintegrasi langsung ke dalam proses bisnis sehingga mampu memahami konteks operasional, memberikan rekomendasi, hingga membantu mengeksekusi pekerjaan secara proaktif.
Inovasi tersebut diwujudkan melalui HashMicro X, platform AI-native yang mengintegrasikan kecerdasan buatan ke seluruh modul bisnis, mulai dari keuangan, pengadaan, manufaktur, inventaros, penjualan, hingga sumber daya manusia. Dengan AI yang tertanam di setiap workflow, perusahaan dapat mengotomatisasi proses operasional, memperoleh insight secara real-time, serta mengambil keputusan yang lebih cepat dan akurat tanpa harus berpindah antar sistem.
Melengkapi platform tersebut, HashMicro juga menghadirkan Hashy OS, sebuah AI Operating System yang memungkinkan perusahaan bekerja bersama AI coworkers dalam satu workspace terpadu. Hashy OS menghadirkan pengalaman kerja berbasis percakapan yang memungkinkan pengguna berinteraksi dengan sistem menggunakan natural language untuk mencari informasi, menjalankan tugas, maupun mengoordinasikan pekerjaan lintas divisi. Didukung Nexus sebagai integrated enterprise intelligence, konektivitas melalui MCP (Model Context Protocol), serta Hashy Apps untuk membangun aplikasi AI sesuai kebutuhan bisnis, Hashy OS menjadikan AI sebagai bagian dari cara perusahaan beroperasi setiap hari.
Beberapa kapabilitas utama yang menjadi dasar inovasi HashMicro meliputi:
- AI-Native Business Software - AI tertanam langsung di dalam sistem sehingga mampu memahami konteks bisnis, memberikan rekomendasi, dan membantu menjalankan proses operasional secara otomatis.
- AI Coworkers - Agen AI yang dapat membantu berbagai fungsi bisnis, mulai dari menganalisis data, menjawab pertanyaan, hingga mengeksekusi pekerjaan secara mandiri.
- Hashy Apps - Platform low-code untuk membangun aplikasi AI yang disesuaikan dengan kebutuhan bisnis, memungkinkan perusahaan menciptakan solusi baru tanpa harus mengembangkan sistem dari nol.
- Open AI Ecosystem - Melalui MCP (Model Context Protocol), perusahaan dapat menghubungkan AI dengan berbagai aplikasi, layanan, dan sumber data sehingga AI dapat bekerja lintas sistem dalam satu ekosistem yang terintegrasi.
"Kami percaya masa depan software bisnis bukan lagi sekadar membantu perusahaan mencatat transaksi, tetapi menjadi mitra yang mampu memahami konteks, memberikan rekomendasi, dan menjalankan pekerjaan bersama manusia. Melalui HashMicro X dan Hashy OS, kami membangun ekosistem AI yang memungkinkan perusahaan mengadopsi AI secara lebih terintegrasi, aman, dan berdampak nyata terhadap produktivitas bisnis," ujar Lusiana Lu, Chief of Business Development Officer, HashMicro.
Didirikan pada 2015, HashMicro merupakan penyedia AI-powered enterprise software terkemuka di Asia Pasifik yang melayani perusahaan menengah hingga enterprise di berbagai industri. Saat ini HashMicro dipercaya oleh lebih dari 3.000 perusahaan di kawasan Asia Pasifik, dengan Indonesia sebagai pasar terbesar dan kontributor utama pertumbuhan perusahaan. Beberapa pelanggan strategis HashMicro di Indonesia antara lain Pertamina, PLN, Semen Gresik, Toyota, Mitsubishi, dan Rucika.
Indonesia juga menjadi motor pertumbuhan utama bagi bisnis HashMicro. Secara regional, perusahaan telah membukukan Annual Recurring Revenue (ARR) lebih dari US$267 juta, sementara pertumbuhan pendapatan tahunan di Indonesia melampaui 35% year-on-year, didorong oleh meningkatnya kebutuhan perusahaan terhadap ERP berbasis cloud dan solusi AI untuk meningkatkan efisiensi operasional.
Keunggulan HashMicro turut didukung oleh lokalisasi produk yang kuat, termasuk integrasi dengan sistem Direktorat Jenderal Pajak untuk otomatisasi faktur pajak di Indonesia dan badan perpajakan terkait di masing-masing negara, serta kapabilitas supply chain dan demand planning yang disesuaikan dengan kebutuhan pasar Indonesia. Dengan tingkat subscription renewal di atas 95%, HashMicro terus menunjukkan tingginya kepercayaan pelanggan terhadap solusi yang dihadirkannya.
Penghargaan "Top Company in AI Business Software Innovation" semakin memperkuat posisi HashMicro sebagai salah satu pelopor AI-native enterprise software di Asia Pasifik. Melalui kombinasi HashMicro X dan Hashy OS, perusahaan terus mendorong evolusi software bisnis dari sekadar sistem operasional menjadi platform cerdas yang mampu membantu perusahaan berpikir, berkolaborasi, dan bertindak lebih cepat di era AI.

