Indonesia TOP Companies Recognition 2026

Indonesia Top Companies Recognition 2026

Indonesia Top Companies Recognition 2026 is a prestigious recognition initiative presented by Indonesia Data in collaboration with Technoz Intelligence, dedicated to recognizing outstanding companies that continue to drive Indonesia's economic growth, innovation, and business transformation.

Top Company in Transparent & Responsible P2P Lending

Overview

PT Pembiayaan Digital Indonesia (AdaKami) berdiri pada Juni 2018. Desember tahun yang sama, AdaKami resmi terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui S-1108/N/B.213/2028).

AdaKami menjalankan bisnis Peer-to-Peer Lending (P2P Lending). Ini adalah layanan jasa keuangan berbasis teknologi yang mempertemukan pemberi pinjaman (lender) dan penerima pinjaman (borrower) secara langsung secara online, tanpa perantara bank konvensional.

Sejak berdiri, AdaKami telah menyalurkan pendanaan senilai Rp 73,4 triliun. Sepanjang 2026, nilai pendanaan yang tersalurkan tercatat Rp 9,44 triliun.

Jumlah penerima dana mencapai 7,1 juta sejak AdaKami melakukan kegiatan usaha. Pada 2026 saja, total penerima dana sebanyak 1,62 juta. Total pinjaman yang sedang berjalan (outstanding) ada di Rp 3,83 triliun.

AdaKami menjadi salah satu platform P2P Lending favorit di Indonesia. Setidaknya ada enam keunggulan yang ditawarkan AdaKami:

  1. Proses pendaftaran dan mudah.
  2. Bunga terjangkau.
  3. Persetujuan cepat.
  4. Keamanan data pribadi terlindungi.
  5. Layanan pelanggan yang selalu siap membantu.
  6. Bonus menarik dengan menukarkan poin.

Keunggulan utama AdaKami adalah transparansi. Pengguna sudah mendapatkan informasi lengkap mengenai pinjaman yang didapatkan, periode pembayaran, dan jumlah pinjaman yang harus dibayarkan di depan.

Tidak ada rahasia, tidak ada tipu muslihat. Semua terang benderang, jelas di depan mata.

AdaKami juga memberikan pinjaman sesuai yang diajukan. Pungguna akan menerima dana secara bersih, tidak ada potongan apapun. Sesuatu yang tentu menguntungkan bagi pengguna.

Pencapaian AdaKami juga sudah mendapat pengakuan. Berikut sejumlah penghargaan yang telah diterima oleh AdaKami:

  1. Produk Digital Populer Indonesia dalam Industri Keuangan di kategori e-Loan.
  2. Pemenang perunggu dalam kategori Best of Corporate Social Media di Indonesia Digital Media Award 2023.
  3. Indonesia's Top 20 Digital Financial Brands Award 2024 kategori Fintech dari The Iconomics.
  4. Mata Lokal Award 2024 kategori Excellence in Digital and Financial Literacy and Education Mixed Media Campaign dari Tribunews.
  5. The Most Innovative Digital Transaction di BNIdirect Appreciation Night dari PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI).

Pengakuan juga datang dari dunia akademik. Riset terbaru Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (LPEM FEB UI) mengestimasikan bahwa pada 2024, AdaKami berkontribusi terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia dengan kisaran nilai sebesar Rp 6,95-10,96 triliun.

Kontribusi tersebut dihasilkan melalui efek berganda (ripple effect) dari penyaluran pinjaman, yang dampaknya tidak hanya dirasakan oleh peminjam AdaKami, melainkan juga tercermin pada aktivitas ekonomi lokal melalui peningkatan perputaran ekonomi di berbagai sektor. Mekanisme ini dimungkinkan karena pembiayaan konsumsi berperan menjadi pemicu bagi permintaan terhadap barang dan jasa di sektor produktif.

LPEM FEB UI mencatat setidaknya 185 sektor ekonomi nasional memperoleh nilai tambah dari aktivitas ekonomi yang dipicu oleh pendanaan AdaKami. Tiga sektor dengan porsi dampak terbesar adalah jasa lembaga keuangan lainnya (21,34%), jasa pendidikan pemerintah (10,03%), serta perdagangan selain mobil dan sepeda motor (9,30%), yang kemudian menyebar ke sektor-sektor lain baik secara langsung maupun tidak langsung.

Selain memberikan kontribusi pada PDB, penyaluran pinjaman AdaKami juga berkontribusi membuka kesempatan kerja bagi 47-78 ribu orang yang tersebar di 17 sektor industri, antara lain perdagangan besar dan eceran (19,84%), jasa pendidikan (18,63%), dan pertanian, kehutanan, dan perikanan (15,11%).

Berdasarkan survei yang dilakukan Tm Indonesia Data, AdaKami juga menjadi preferensi utama di segmen pinjaman daring (pindar). Konsumen menjadikan AdaKami sebagai pilihan pertama saat mengakses pindar. AdaKami unggul di benak konsumen Indonesia, dibandingkan berbagai platform pindar lainnya.